Jasa Survey Drone Pemetaan, Foto, dan Video Udara dengan UAV – Aerial Mapping

Apa itu Survey Pemetaan Udara menggunakan Drone ?

Pemetaan drone adalah survei udara yang dilakukan oleh drone yang dilengkapi dengan kamera khusus seperti sensor RGB (fotogrametri), multispektral, termal, atau LiDAR. Geochem Survey menyediakan jasa survey drone dengan teknologi terbaru. Teknologi ini memungkinkan pengumpulan data yang sangat akurat dalam waktu singkat. Faktanya, satu penelitian menemukan bahwa pemetaan drone mengumpulkan data lebih dari 90 persen lebih cepat daripada pendekatan manual. Ini juga merupakan pendekatan yang lebih aman untuk mengumpulkan data karena Anda tidak perlu mengirim karyawan melalui medan yang sulit atau beroperasi di ketinggian karena drone dapat melakukannya untuk Anda.

Perangkat lunak pemetaan drone dapat menggunakan data ini untuk membangun berbagai aset, termasuk model 3D, peta 2D, dan model elevasi digital, yang dapat digunakan untuk mengekstrak informasi penting seperti pengukuran yang sangat akurat dan perhitungan volumetrik. Data ini membantu dalam membuat keputusan yang tepat, memberikan wawasan penting – seperti mengenali kesalahan atau masalah dan melacak kemajuan proyek – dan memperlancar komunikasi yang efektif dengan rekan kerja, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

Jasa Survey Drone untuk Pemetaan Foto Video Udara
Jasa Survey Drone untuk Pemetaan Foto Video Udara

Bagaimana Cara Pemetaan dan Foto Jasa Survey Drone ?

Dalam jasa survey Drone untuk pemetaan dan foto udara setidaknya dibutuhkan hardware dan software berikut ini:

GPS Geodetik / RTK

Ini adalah metode pengukuran yang akurat untuk memperoleh data GPS (atau GNSS lainnya), sering dikenal sebagai navigasi satelit Kinematik Waktu Nyata. Untuk menghitung data ini, penerima RTK memeriksa sinyal radio GPS. RTK signifikan; drone dengan penerima RTK onboard dapat menghilangkan persyaratan untuk GCP.

PC (Personal Computer) / Laptop

Dibutuhkan Komputer / Laptop dengan spec lumayan tinggi karena data pointcloud yang bisa jutaan memuat informasi pixel, koordinat x, y, z. Minimal spec requirement yang dibutuhkan yaitu:

  • Device PC / LAPTOP
  • Processor Intel(R) Core(TM) i7-8750H CPU @ 2.20GHz 2.21 GHz
  • Installed RAM 16.0 GB (15.9 GB usable)
  • System type 64-bit operating system, x64-based processor
  • Hardisk atau disarankan SSD 128 GB

Smartphone / Tab

Untuk smartphone atau tab bisa menggunakan operating system (OS) Android atau iOS. Aplikasi yang digunakan antara lain:

  • DJI Go 4
  • Ctrl + DJI
  • Drone Deploy
  • Pix4DCapture
  • Litchi
  • GSPro (Khusus iPad) –recommended–
GPS Geodetik RTK untuk membuat GCP
GPS Geodetik RTK untuk membuat GCP

Teknologi Drone UAV Rotary Wing vs Fixed Wing

Drone Rotary Wing dan Fixed Wing adalah dua jenis drone yang memiliki perbedaan dalam desain, cara terbang, dan penggunaan utamanya. Berikut ini adalah perbedaan antara keduanya:

Desain dan Bentuk:

  • Drone Rotary Wing: Drone rotary wing memiliki desain mirip dengan helikopter, dengan satu atau beberapa rotor yang berputar untuk menghasilkan daya angkat dan stabilitas udara. Drone ini biasanya memiliki ukuran lebih kecil dan lebih fleksibel dalam navigasi dan manuver di tempat yang sempit.
  • Drone Fixed Wing: Drone fixed wing memiliki desain mirip dengan pesawat terbang tradisional, dengan sayap yang menghasilkan daya angkat dan memberikan stabilitas selama penerbangan. Drone ini biasanya memiliki ukuran lebih besar dan umumnya memiliki kecepatan terbang yang lebih tinggi.

Cara Terbang:

  • Drone Rotary Wing: Drone rotary wing dapat terbang secara vertikal, melayang di tempat, dan melakukan manuver di udara dengan berputar pada rotor-rotornya. Mereka dapat melakukan lepas landas dan mendarat vertikal dan memiliki kemampuan hover di lokasi tertentu.
  • Drone Fixed Wing: Drone fixed wing terbang dengan prinsip aerodinamika yang sama seperti pesawat terbang konvensional. Mereka membutuhkan lepas landas dan pendaratan horizontal dan memerlukan lahan pacu atau ruang yang lebih luas untuk beroperasi.

Waktu Terbang:

  • Drone Rotary Wing: Drone rotary wing umumnya memiliki waktu terbang yang lebih pendek karena penggunaan daya baterai yang terbatas. Mereka cocok untuk misi pendek dan tugas yang memerlukan manuver dan stabilisasi di tempat.
  • Drone Fixed Wing: Drone fixed wing memiliki waktu terbang yang lebih lama karena efisiensi desain sayap dan penggunaan daya baterai yang lebih hemat. Mereka cocok untuk misi yang membutuhkan jangkauan yang lebih luas dan survei udara yang berkelanjutan.

Penggunaan Utama:

  • Drone Rotary Wing: Drone rotary wing sering digunakan untuk survei dan pemetaan di area yang sulit dijangkau atau sempit, pemantauan kebakaran hutan, inspeksi struktur, dan pemetaan lokasi darurat.
  • Drone Fixed Wing: Drone fixed wing sering digunakan untuk survei dan pemetaan area yang luas, pemantauan pertanian, pemetaan kehutanan, pemetaan topografi, dan pemetaan infrastruktur.

Pemilihan antara drone rotary wing dan fixed wing tergantung pada kebutuhan tugas, tujuan misi, dan karakteristik lingkungan tempat drone akan digunakan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan pemilihan yang tepat akan memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pengumpulan data atau pelaksanaan misi yang diinginkan.

DJI Phantom 4 Pro Contoh Drone Rotary Wing
DJI Phantom 4 Pro Contoh Drone Rotary Wing

Output Pemetaan Udara dengan Jasa Survey Drone UAV

Berbagai jenis output dapat dihasilkan dalam pemetaan udara dengan menggunakan drone. Pemetaan udara dengan drone telah menjadi metode yang populer dan efisien untuk mengumpulkan data geospasial. Output dari pemetaan udara dengan drone dapat bervariasi tergantung pada tujuan dan kebutuhan pemetaan tersebut. Berikut ini beberapa output umum yang dapat dihasilkan dari pemetaan udara dengan drone:

Citra Udara

Drone dilengkapi dengan kamera yang dapat mengambil foto atau merekam video dari udara. Citra udara ini dapat digunakan untuk membuat peta ortofoto, yang merupakan representasi visual dari permukaan bumi dengan koreksi geometrik untuk menghilangkan distorsi perspektif. Citra udara juga dapat digunakan untuk analisis visual, penginderaan jarak jauh, pemantauan perubahan lahan, dan pemodelan 3D.

Model Digital Permukaan (Digital Surface Model/DSM)

Dengan menggunakan teknik fotogrametri, drone dapat menghasilkan Model Digital Permukaan (DSM) yang merupakan representasi digital dari permukaan bumi dan semua objek di atasnya, termasuk bangunan, vegetasi, dan fitur topografi lainnya. DSM dapat digunakan untuk analisis ketinggian, perencanaan pembangunan, dan analisis hidrologi.

Model Digital Permukaan Tanah (Digital Terrain Model/DTM)

DTM adalah representasi digital dari permukaan bumi tanpa objek seperti bangunan dan vegetasi. DTM berguna untuk analisis topografi yang lebih akurat, perencanaan drainase, pemodelan curah hujan, dan penghitungan volume.

Pemodelan 3D

Dengan menggunakan teknik fotogrametri dan pemrosesan citra, drone dapat digunakan untuk membuat model 3D dari objek atau area tertentu. Model 3D ini dapat digunakan dalam pemetaan arsitektur, pembangunan infrastruktur, survei tanah, dan visualisasi realistik.

Data Geospasial Lainnya

Selain citra dan model, drone juga dapat mengumpulkan data geospasial lainnya, seperti koordinat GPS, informasi suhu, kelembaban udara, dan kecepatan angin. Data ini dapat digunakan untuk pemodelan iklim, pemantauan lingkungan, dan analisis ilmiah lainnya.

Penting untuk diingat bahwa output yang dihasilkan dari pemetaan udara dengan drone adalah data mentah, dan memerlukan pemrosesan dan analisis lebih lanjut untuk menghasilkan informasi yang lebih bermanfaat. Sebagai lulusan geodesi, Anda akan memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk memproses dan menganalisis data tersebut agar dapat digunakan dalam berbagai aplikasi geospasial.

Contoh Foto Udara Hasil Drone UAV
Contoh Foto Udara Hasil Drone UAV

 

Tujuan dan Fungsi Pemetaan Udara dengan Drone UAV

Fungsi Jasa Survey Drone untuk Industri Konstruksi

Pemetaan drone juga bermanfaat bagi bisnis konstruksi. Peta dapat digunakan untuk membuat klien sektor konstruksi mengetahui status proyek mereka, menilai stok bahan mentah seperti tanah dan kerikil, dan bahkan membangun representasi 3D dari lokasi konstruksi. Peta-peta ini membantu manajer konstruksi dalam memperoleh perspektif “gambaran besar” dan membuat keputusan strategis.

Survei Tanah atau Lahan

Pemetaan udara jelas bermanfaat bagi surveyor tanah atau lahan. Pekerjaan mereka memerlukan pengukuran yang tepat pada bidang tanah untuk menetapkan perbatasan. Informasi yang mereka kumpulkan digunakan untuk membuat peta, plot, dan dokumen hukum. Dengan peta menjadi aspek penting dari pekerjaan mereka, fotogrametri drone tidak diragukan lagi dapat bermanfaat bagi mereka. Dengan fotogrametri, surveyor dapat membuat peta yang sangat akurat yang dapat dengan mudah diubah menjadi peta topografi 3D dengan data kontur—prosedur yang dulunya sangat memakan waktu. Surveyor dapat menghasilkan peta yang sangat akurat untuk klien mereka menggunakan pengalaman dan peralatan berkualitas tinggi seperti unit GPS RTK, dan efisiensi yang diberikan drone membantu mereka mempercepat alur kerja dan meningkatkan laba mereka.

Secara prinsip banyak solusi pemetaan drone mampu menghasilkan peta tingkat survei. Geochem Survey sebagai surveyor berlisensi atau bekerja dengan/untuk satu surveyor, maka dapat memberikan hasil drone selevel nilai survei.

Membeli Rumah atau Property

Peta udara berguna untuk membantu penjualan tanah dan rumah. Peta udara terbaru bisa sangat berguna bagi orang-orang yang mempertimbangkan untuk membeli lahan yang luas untuk menentukan apakah properti itu cocok untuk mereka. Jika Anda pernah melihat sekilas ke citra satelit konvensional, Anda akan melihat bahwa detailnya biasanya kurang. Pemetaan drone dapat membantu masalah kejelasan. Tanpa mengharuskan klien untuk melihat properti secara langsung, peta udara yang sangat detail memberikan wawasan tentang properti secara spesifik. Garis kontur dan batas yang tepat bahkan dapat ditempatkan ke dalam citra dengan bantuan surveyor tanah profesional. Survey Drone sangat berguna untuk properti dan rumah karena kemudahan penggunaannya dan fakta bahwa ia dirancang (sebagian) untuk jenis pekerjaan ini—gulir ke bawah ke bagian perangkat lunak untuk mempelajari lebih lanjut.

Pertambangan dan Eksplorasi

Industri pertambangan dan eksplorasi merupakan salah satu bisnis yang sudah menganut drone mapping dengan Drone UAV. Pengelolaan timbunan, drainase air, deteksi erosi, serta pengelolaan pit dan dump hanyalah beberapa aplikasi untuk peta yang mutakhir dan tepat. Peta yang terus diperbarui dapat memberi manajer kesadaran situasional yang ditingkatkan, yang dapat membantu mereka membuat keputusan yang lebih baik.

Inspeksi dan Monitoring

Inspeksi dan monitoring menjadi elemen yang semakin signifikan dalam industri drone UAV, seperti yang Anda ketahui. Pilot drone umumnya menggunakan kamera untuk menilai peralatan secara visual, tetapi fotogrametri juga dapat membantu. Drone dapat membantu menghasilkan peta atap yang akurat dalam skala kecil, dan sensor RGB dan IR dapat membantu menemukan kebocoran atau wilayah dengan cakupan insulasi yang tidak memadai. Pada skala yang lebih besar, industri energi, misalnya, dapat memanfaatkan peta udara untuk memeriksa ladang surya, menggunakan pencitraan inframerah untuk menemukan lokasi masalah di panel surya. Untuk pekerjaan inspeksi, Raptor Maps atau DroneMapper adalah solusi perangkat lunak yang fantastis untuk dipertimbangkan—lompat ke bagian perangkat lunak untuk mempelajari lebih lanjut.

Sawah dan Pertanian

Sawah dan pertanian adalah bisnis dengan potensi tertinggi untuk pemetaan drone. Pertanian sekarang diharapkan menjadi kasus penggunaan paling populer untuk UAS. Petani dapat menggunakan peta untuk memeriksa tanaman mereka dengan cepat dan mendapatkan data penting untuk membantu mereka membuat keputusan. Seorang petani dengan pelatihan yang memadai dapat menggunakan citra NDVI untuk mengukur kondisi ladangnya dan membuat keputusan penting secara real time. Alih-alih berjalan-jalan di seluruh tanaman atau melintasi ladang dengan traktor, drone dapat mengembangkan peta dan menunjukkan titik-titik masalah secara semi-otonom. Ini berarti bahwa petani dapat menghemat waktu, meningkatkan produktivitas tanaman, dan sebagai hasilnya, meningkatkan pendapatan mereka. Aplikasi Field Scanner DroneDeploy, Precision Hawk’s Precision Mapper, dan perangkat lunak PIX4DAG Pix4D hanyalah beberapa dari perusahaan drone utama yang berfokus pada pertanian—lompat ke bagian perangkat lunak untuk mempelajari lebih lanjut.

Kehutanan dan  Vegetasi

Bisnis kehutanan dan pepohonan juga bisa mendapatkan keuntungan dari pemetaan drone. Pohon yang ditebang secara liar dapat ditemukan dan dicatat, jumlah pohon dapat ditentukan, dan kesehatan hutan dapat dipantau dengan menggunakan peta yang komprehensif. Vegetasi kering dapat dipantau menggunakan pencitraan NDVI, yang dapat membantu pencegahan kebakaran hutan. Peta juga dapat digunakan untuk menemukan pohon mati, yang dapat mengetahui apakah hutan sedang terkena penyakit. Daftar ini mungkin akan berlangsung selamanya.

Manajemen Darurat dan Tanggap Resiko Bencana

Ketika bencana terjadi, manajemen darurat membutuhkan informasi yang tepat waktu dan tepat untuk merespons secara efisien, terutama ketika peristiwa tersebut berdampak pada area yang luas. Para pejabat dapat menentukan dengan tepat daerah yang paling parah terkena bencana menggunakan fotogrametri drone (bayangkan banjir atau angin topan). Mereka dapat membagi sumber daya mereka dengan benar untuk reaksi cepat menggunakan informasi ini.

 

Konsultan Jasa Survey Drone UAV untuk Pemetaan Lahan

Geochem Survey menyediakan jasa pemetaan dengan foto dan video lewat udara menggunakan Drone UAV.

 

Biaya Jasa Survey Drone Udara

Biaya jasa pemetaan dengan drone dapat bervariasi secara signifikan tergantung pada berbagai faktor seperti kompleksitas proyek, luas area yang akan dipetakan, tingkat detail yang diinginkan, durasi proyek, lokasi geografis, dan penyedia jasa drone yang Anda pilih. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya jasa pemetaan dengan drone:

  1. Luas Area: Biaya umumnya akan bergantung pada ukuran dan luas area yang akan dipetakan. Semakin besar area yang akan dipetakan, semakin tinggi kemungkinan biaya yang diperlukan.
  2. Tingkat Detail: Jika Anda membutuhkan tingkat detail yang lebih tinggi, seperti pemetaan dengan resolusi tinggi atau pemodelan 3D yang lebih kompleks, maka biaya jasa pemetaan dapat menjadi lebih tinggi.
  3. Ketersediaan Data Referensi: Jika data referensi seperti peta topografi atau citra udara sebelumnya sudah tersedia dan dapat digunakan dalam pemetaan, hal ini dapat mengurangi biaya karena drone tidak perlu mengumpulkan data secara menyeluruh.
  4. Aksesibilitas Lokasi: Jika area yang akan dipetakan sulit dijangkau atau memiliki tantangan akses, seperti daerah terpencil atau area yang sulit diudarakan, biaya jasa pemetaan dapat meningkat karena persiapan dan logistik tambahan yang diperlukan.
  5. Kualifikasi dan Pengalaman Penyedia Jasa: Biaya juga dapat bervariasi tergantung pada kualifikasi, pengalaman, dan reputasi penyedia jasa pemetaan drone. Penyedia jasa yang lebih berpengalaman dengan peralatan dan teknologi canggih mungkin mengenakan biaya lebih tinggi.

Penting untuk dicatat bahwa biaya jasa pemetaan dengan drone biasanya meliputi biaya pemetaan itu sendiri, pengolahan data, analisis, dan penyediaan hasil yang relevan. Jumlah pasti biaya akan tergantung pada negosiasi dengan penyedia jasa dan rincian spesifik proyek Anda.

Anda dapat menghubungi Admin Geochem Survey untuk pemetaan dengan drone untuk memperoleh perkiraan biaya yang lebih akurat berdasarkan kebutuhan dan spesifikasi proyek yang Anda miliki.

 

Download Contoh Hasil Foto Udara Jasa Survey Drone

Berikut ini adalah contoh hasil pemetaan dari jasa survey drone. Untuk file lebih jelasnya bisa didownload di Link Contoh hasil Foto Udara Geochem Survey

This slideshow requires JavaScript.

Kolom Diskusi