Metode Soil Thermal Resistivity / Conductivity

Metode Soil Thermal Resistivity / Conductivity sangat penting untuk bidang konstruksi. Secara umum, konduktivitas termal tanah bertambah dengan meningkatnya kadar air. Dalam industri konstruksi, kabel dan pipa yang terkubur menimbulkan ancaman yang mungkin terjadi. Ketika perusahaan konstruksi sedang membangun jaringan utilitas bawah tanah, maka harus memperhatikan tingkat kelembaban dan sifat konduktif termal dari tanah sekitarnya. Jika konduktivitas thermal tanah rendah, kabel dan jaringan pipa mungkin mengalami panas berlebih dan berpotensi terbakar. Ketika berhadapan dengan pipa air panas yang terkubur, diperlukan tanah dengan konduktivitas termal rendah, untuk meminimalkan kehilangan panas dari pipa ke tanah. Oleh karena itu, pengujian termal yang akurat dan tepat, dan pada akhirnya pemilihan bahan penimbunan yang tepat adalah kunci untuk penggunaan sistem bawah tanah yang tahan lama.

Contoh Pengukuran Soil Thermal Resistivity / Conductivity

Survey Soil thermal resistivity dapat dilakukan di lapangan dengan standar ASTM D5334 – Metode Uji Standar untuk Penentuan Konduktivitas Termal. Alat Soil Thermal Resistivity yang diguanakan yaitu main unit dan probe thermal dari M.A.E. (Italy). Suhu sampel dipantau sebelum setiap tes dan pergeseran suhu dicatat sebagai bagian dari pengukuran, untuk memungkinkan kompensasi pergeseran jika diperlukan. Variasi dalam sifat fisik dapat memiliki efek signifikan pada konduktivitas termal tanah. Sebagai aturan umum, konduktivitas termal sebanding dengan kadar air. Dengan demikian, semakin tinggi kadar air tanah, semakin tinggi konduktivitas termal, dan sebaliknya.

Contoh Alat Metode Soil Thermal Resistivity Conductivity
Contoh Alat Metode Soil Thermal Resistivity Conductivity
Contoh Laporan Metode Soil Thermal Resistivity Conductivity
Contoh Laporan Hasil Pengukuran Soil Thermal Resistivity Conductivity

Untuk pelaksanaan yang aman dan tepat berbagai proyek teknik sipil dan listrik, penentuan resistivitas thermal tanah sangat penting. Namun, sifat thermal tanah akan memainkan peran penting untuk proyek yang sangat sensitif terhadap lingkungan seperti pembuangan limbah radioaktif tingkat tinggi di lokasi pembuangan bawah tanah yang dalam dan berbagai proyek rekayasa seperti desain dan peletakan tegangan tinggi kabel listrik terkubur, saluran pipa minyak dan gas, dan teknik modifikasi tanah menggunakan pemanasan dan pembekuan. Selain mengkarakterisasi sifat fisik / hidrolik tanah, pengetahuan tentang sifat termal tanah diperlukan untuk pengelolaan tanah dan air yang tepat dalam pertanian irigasi, menentukan keseimbangan energi pada permukaan tanah, retensi air tanah, dan konduktivitas hidrolik tak jenuh.

Pengalaman Survey Metode Soil Thermal Resistivity

NoProject TitleDetailKlienLokasiTahun
1Pengukuran Soil Thermal ResistivityMelakukan soil thermal conductivity dan survey soil resistivity di area rencana pembangunan pabrikPT Dwimitra Ekatama MandiriJababekaJun-19
2Land SurveyMelakukan due dilligence akuisis soil thermal resistivity di area rencana pembangunan pabrikPT Dwimitra Ekatama MandiriKarawangFeb-19
3Survey Soil Thermal ResistivityMelakukan soil thermal conductivity dan survey soil resistivity di area rencana pembangunan pabrikPT Dwimitra Ekatama MandiriCikarang, BekasiFeb-19
4Soil Thermal ConductivityMelakukan survey soil thermal conductivity di area plant Geothermal sebelum pemasangan kabelPT Exabb Energy NusantaraMuara Laboh, SolokDec-18

Geochem Survey menyediakan jasa konsultan soil thermal resistivity. Harga sewa alat soil thermal resistivity disesuaikan dengan jenis dan volume proyek. Jika anda hendak berkonsultasi dapat menghubungi kami di 0819 1003 6644  (Iqbal) atau 0821 2323 2253 (Helmy)